Thu. Dec 3rd, 2020

Situs Yang Memberikan Harga Terupdate

Elektronik, Kendaraan, Perabotan Rumah Tangga,

Tol Tangerang Merak, Tabrakan Beruntun Dump Truck

2 min read

Tol Tangerang Merak, Tabrakan Beruntun Dump Truck

Jakarta – Tabrakan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Tol Tangerang-Merak KM 66 Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten,Minggu (1/11). Dalam momen ini, mobil patroli PJR Korlantas Polri ringsek dihantam dump truck.

Atas perihal tersebut, tidak tersedia korban jiwa. Namuan 6 orang pengendara dilaporkan mengalami luka-luka.

Kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di antaranya yakni sedan patroli PJR 1127-15, Suzuki Ertiga B 1979 WZB, kendaraan derek tol punya PT Astra Toll serta Hino dump truk B 9507 PYW.

Berdasarkan Info yang dihimpun, tabrakan beruntun terjadi lebih kurang pukul 07.15 WIB, berawal selagi kendaraan dumptruk B 9507 PYW meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah Tangerang pada jalan cepat.

Diduga sopir mengantuk, di wilayah perihal kendaraan berat ini meluncur ke lajur dan menabrak kendaraan patroli PJR 9329 Korlantas dengan awak kabin Aiptu Sapta dan Bripda Indra yang sedang melakukan penanganan kecelakaan.

Karena benturan lumayan keras, kendaraan PJR terdorong ke depan menabrak Suzuki Ertiga.

Mobil Ertiga yang dikemudikan Raji Lutfi termasuk terpental menghantam truk derek serta berkenaan salah seorang warga yang sedang berada di lokasi.

Tak Ada Korban Jiwa

Tak tersedia korban jiwa didalam kecelakaan yang melibatkan 4 kendaraan di jalan tol menuju Merak tersebut.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten mencatat, 2 orang mengalami luka berat, sedang 4 lainnya luka ringan dan seluruh korban sudah dilarikan ke RS Sari Asih, Kota Serang.

Korban luka berat diketahui sebagai penumpang M Nasan (56), warga Tangerang, serta pejalan kaki Subhan (51), warga Kampung Dukuh, Desa Lebakwangi, Walantaka, Serang.

Sedangkan korban luka ringan, Bripda Indra Bayu Aji (21), Aiptu Sapta Digdaya (51), keduanya personel PJR serta Dedi Endang Utami (43), sopir truk derek.

Pihak kepolisian pun masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan itu. Diduga kuat sopir dump truk mengantuk selagi berkendara.

Sedangkan sopir berikut melarikan diri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Rudi Purnomo.

“Untuk penyebabnya diduga sopir dump truk diduga ngantuk namun bakal kami selidiki gara-gara selagi ini sopir melarikan diri. Tidak tersedia korban jiwa, dan kami minta sopir dump truk langsung menyerahkan diri,” kata Dirlantas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.